Total Tayangan Halaman

Minggu, 18 September 2011

IndeksFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin



Share | Actions
 

 maksimalkan fungsi tombol Alt

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
dari_dezho
Administrator
Administrator


Posts: 153
Join date: 03.05.09

PostSubyek: maksimalkan fungsi tombol Alt   Fri May 29, 2009 3:59 pm

Vista Desktop
Tombol windows : Membuka dan menutup Start menu
Windows + D : Menampilkan Desktop
Windows + E : Membuka jendela Computer
Windows + F : Membuka jendela Pencarian (search)
Ctrl + Windows + F : Mencari Computers (Jika dalam jaringan)
Windows + L : Mengunci komputer atau berganti user
Windows + M : Meminimalkan layar Windows
Shift + Windows + M : Mengembalikan layar Windows yang kecil
Windows + R : Membuka dialog box Run
Windows + T : Berpindah antara program-program di Taskbar
Windows + U : Membuka Ease of Access Center
Ctrl + A : Memilih semua item yang ada pada jendela
Ctrl + C : Men-copy item yang terseleksi
Ctrl + X : Men-cut item yang terseleksi
Ctrl + V : Men-paste item yang di-cut atau di copy
Ctrl + Y : Melakukan kembali tindakan
Ctrl + Z : Membatalkan aksi yang telah dilakukan
F1 : Menampilkan Help
F2 : Menunjukkan label dari item yang akan diedit
F3 : Membuka jendela Pencarian
Ctrl + F4 : Menutup dokumen yang sedang aktif
Alt + F4 : Menutup item atau program yang aktif
F5 : Me-refresh sebuah jendela
F6 : Berpindah di antara elemen yang ada di jendela atau di desktop
F10: Mengaktifkan menu bar sebuah program
Shift + Windows + F10 : Menampilkan menu shortcut untuk item yang terpilih
Delete : Menghapus ke Recycle Bin
Shift + Delete : Menghapus item terpilih secara permanen
Alt + Enter : Menampilkan properties dari item terpilih
Ctrl + Esc : Membuka Start menu
Alt + Esc : Berpindah antara item sesuai dengan urutan dibuka paling awal
Ctrl + Shift + Esc : Membuka Task Manager
Left Alt + Left Shift + Num Lock : Menghidupkan dan mematikan fitur Mouse
Menahan selama lima detik + num Lock : Menghidupkan dan mematikan fitur toggle Keys
Windows + Pause : Membuka jendela system properti
Alt kiri + shift kiri + Print Screen : Menghidupkan atau mematikan fitur High Contrast
Shift Kanan selama 8 detik : Menghidupkan atau mematikan fitur filter
Shift Lima kali : Menghidupkan atau mematikan fitur sticky key
Alt + Spacebar : Membuka menu shortcut dari windows yang aktif
Alt + Tab : Berganti antara item yang terbuka
Windows + tab : Berganti dari item yang terbuka dengan fitur Flip 3-D
Ctrl + Alt + Tab : Menampilkan item yang terbuka (gunakan tombol panah untuk berganti-ganti)
Ctrl + Windows + Tab : Menampilkan item yang terbuka lewat flip 3-D (gunakan tombol panah untuk berganti-ganti)


Pada Windows Explorer
Shortcut : Fungsi
Alt + D : Pindah ke Address Bar
F4 : Menampilkan menu drop-down list address bar
Ctrl + N : Membuka jendela baru
F11 : Memperbesar/memperkecil jendela aktif
Panah Kiri : Menyembunyikan seleksi yang ditampilkan atau memilih folder induk
Alt + panah kiri : Menampilkan folder sebelumnya
Panah Kanan : Menampilkan seleksi yang disembunyikan atau memilih sub folder
Alt + panah kanan : Menampilkan folder berikutnya
Tanda bintang/asterik (keypad) : Menampilkan sub folder didalam folder yang aktif
End : Menampilkan pilihan paling bawah dari window yang aktif
Home : Menampilkan pilihan paling atas dari window yang aktif
Tanda Minus (keypad) : Menyembunyikan folder yang terpilih
Tanda Plus (keypad) : Menampilkan isi dari folder yang terpilih

Pada Sidebar Vista


Windows + G : Berpindah di antara gadgets
Windows + Spasi : Menampilkan gadget ke urutan paling atas diantara windows yang lain
Tab : Berpindah diantara control sidebar


Pada Box Dialog


F1 : Menampilkan Help
F4 : Menampilkan item pada drop-down list
Backspace : Pada dialog Save As atau Open, membuka sebuah folder naik satu tingkat dari folder yang aktif
Enter : Memiliki fungsi yang sama dengan klik mouse pada opsi tertentu
Spasi : Memilih atau tidak memilih pada check box yang aktif
Tab : Berpindah ke depan diantara opsi dialog box
Ctrl + Tab : Berpindah diantara tab
Shift + Tab : Berpindah ke belakang diantara opsi dialog box
Ctrl + Shift + Tab : Berpindah ke belakang diantara tab


Pada Help Vista

Alt + A : Menampilkan halaman customer support
Alt + C : Menampilkan isi dari Help and Support
Ctrl + F : Membuka dialog Find (cari) pada topik aktif
Alt + N : Menampilkan menu seting koneksi
Ctrl + P : Mencetak topik Help
F3 : Berpindah ke search box
F10 : Menampilkan Menu opsi
Alt + Home : Menampilkan home page Help and Support
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://dari-dezho.do.am
 

maksimalkan fungsi tombol Alt

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 

 Similar topics

-
» Maksimalkan Tombol pada Keyboard
» [ASK] Fungsi "Lowering Kit" Ninja 250r
» Fungsi kondom ninja 250
» [ask] fungsi stang jepit apaan sih ?
» fungsi kaca helm
Halaman 1 dari 1
Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: Globalindo Corner :: Tutorial & Tips-


fungsi tombol"


Ctrl + A : Select All
Ctrl + B : Bold
Ctrl + C : Copy
Ctrl + D : Font
Ctrl + E : Center Alignment
Ctrl + F : Find
Ctrl + G : Go To
Ctrl + H : Replace
Ctrl + I : Italic
Ctrl + J : Justify Alignment
Ctrl + K : Insert Hyperlink
Ctrl + L : Left Alignment
Ctrl + M : Hanging Indent
Ctrl + N : New
Ctrl + O : Open
Ctrl + P : Print
Ctrl + Q : Normal Style
Ctrl + R : Right Alignment
Ctrl + S : Save / Save As
Ctrl + T : Left Indent
Ctrl + U : Underline
Ctrl + V : Paste
Ctrl + W : Close
Ctrl + X : Cut
Ctrl + Y : Redo
Ctrl + Z : Undo
Ctrl + 1 : Single Spacing
Ctrl + 2 : Double Spacing
Ctrl + 5 : 1,5 lines
Ctrl + Esc : Start Menu
F1 : Menjalankan fungsis pertolongan yang disediakan pada Word
F2 : Memindahkan teks atau objek yang dipilih
F3 : Menjalankan perintah AutoText
F4 : Mengulangi perintah sebelumnya
F5 : Menjalankan perintah Find and Replace atau Goto
F6 : Menjalankan Perintah Other Pane
F7 : Memeriksaan kesalahan ketik dan ejaan teks
F8 : Awal perintah penyorotan/pemilihan teks atau objek
F9 : Mengupdate Field (Mail Merge)
F10 : Mengaktifkan Menu
F11 : Memasukkan field berikutnya (Mail Merge)
F12 : Mengaktifkan dialog Save As
Esc : Membatalkan dialog / perintah
Enter : Melaksanakan pilihan atau mengakhiri suatu paragraf
Tab : Memindahkan teks sesuai dengan tanda tab yang ada pada ruler horizontal
Windows : Mengktifkan Menu Start
Shortcut : Mengaktifkan shortcut pada posisi kursor
Delete : Menghapus 1 karakter di sebelah kanan kursor
Backspace : Menghapus 1 karakter di sebelah kiri kursor
Insert : Menyisip karakter di posisi kursor
Home : Memindahkan posisi kurosr ke awal baris
End : Memindahkan posisi kurosr ke akhir baris
Page Up : Menggulung layar ke atas
Page Down : Menggulung layar ke atas
Up : Memindahkan kursor 1 baris ke atas
Down : Memindahkan kursor 1 baris ke bawah
Left : Memindahkan kursor 1 karakter ke kiri
Right : Memindahkan kursor 1 karakter ke kanan
Num Lock On : Fungsi pengetikan angka-angka dan operator matematik aktif
Num Lock Off : Fungsi tombol navigasi aktif
Shift + F10 : Membuka menu pintas, sama seperti mengklik kanan
Alt : Penekanan tombol yang tidak dikombinasikan dengan tombol lain hanya
berfungsi untuk mengaktifkan atau memulai penggunaan menu bar
Shift + Delete : Menghapus item yang dipilih secara permanen tanpa menempatkan item
dalam Recycle Bin
Ctrl + Right Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal kata berikutnya
Ctrl + Left Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal kata sebelumnya
Ctrl + Down Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal paragraf berikutnya
Ctrl + Up Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal paragraf sebelumnya
Alt + F4 : Menutup item aktif, atau keluar dari program aktif
Alt + Enter : Menampilkan properti dari objek yang dipilih
Alt + Spacebar : Buka menu shortcut untuk jendela aktif
Ctrl + F4 : Close dokumen aktif dalam program-program yang memungkinkan Anda
untuk memiliki beberapa dokumen yang terbuka secara bersamaan
Alt + Tab : Switch antara item yang terbuka
Alt + Esc : Cycle melalui item dalam urutan yang mereka telah dibuka
Ctrl + Shift + Tab : Bergerak mundur melalui tab
Shift + Tab : Bergerak mundur melalui pilihan

Jumat, 16 September 2011

Umur iblis

UMUR IBLIS?

Posted on 20 Mei 2010 by
16


[QS 15:36] Berkata iblis: “Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan
[QS 15:37] Allah berfirman: “(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh,
[QS 15:38] sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan
Iblis adalah sebutan bagi jin yang telah terasuki jiwa setan. Sedangkan setan adalah sifat jahat yang ada didalam manusia atau Jin. Bahwa Jin dan Manusia mempunyai 2 sifat baik dan buruk (setan). Yang mana selalu membisiki manusia baik secara langsung atau tidak langsung.
[QS 114:4] Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,

[QS 114:5] yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
[QS 114:6] dari jin dan manusia.
Dari ayat-ayat diatas ada suatu kronologis yang berkaitan dengan umur antara Iblis dan Setan. Terkadang kita bingung antara keduanya.  Di ayat QS 15: 36-38 diatas, Iblis meminta agar mati mereka ditangguhkan sampai hari kiamat. Apakah Allah mengijinkan?. Di ayat berikutnya Allah hanya berfirman bahwa Iblis diberi tangguh sampai waktu yang telah ditentukan. Itu berarti bisa iya bisa tidak. Di ayat diatas Allah memakai perumpamaan “termasuk orang-orang yang diberi tangguh”.
Makna “termasuk orang-orang yang diberi tangguh” seolah-olah diumpamakan manusia yang umurnya diberi panjang umur tetapi akhirnya akan mati juga. Hal ini mengindikasikan bahwa kalimat itu tertuju pada sifat setan. Ketika Iblis meminta agar hidupnya dilamakan sampai hari kiamat untuk menggoda manusia,  Allah memberi tangguh sampai batas yang ditentukan. Sifat untuk menggoda orang lain untuk berbuat jahat, selamanya akan bersifat sama, cuma metodenya beda. Nah selama belum kiamat maka selama itu pula akan selalu ada manusia dan Jin. Jadi meski para moyang manusia dan Jin sudah dimatikan pun sifat setan tetep ada pada anak cucu Jin dan manusia sampai hari kiamat.

Jumat, 09 September 2011

seseorg masuk islam dgn alasan

 

PERJANJIAN BARU
 
    Perjanjian Baru ialah kitab-kitab atau tulisan-tulisan  yang
    datangnya  sesudah  Nabi  Isa,  apakah  itu sepuluh, ataukah
    mungkin ratusan tahun sesudahnya.  Perjanjian  Baru  terdiri
    atas  dua bagian, yaitu Injil-injil dan surat-surat kiriman.
    Isi Perjanjian Baru ialah:
 
    1. Injil yaitu Injil-injil Matius, Markus, Lukas dan Yahya,
       Termasuk pula dalam injil Lukas ialah Kisah Rasul-Rasul,
       yaitu tulisan Dr. Lukas, tabib pribadi Paulus, tentang
       diri Paulus.
    2. Surat-surat kiriman (oleh Paulus) terdiri dari
       14 surat banyaknya:
       Surat kiriman kepada orang Rum
       Surat kiriman kepada orang Korintus I & II
       Surat kiriman kepada orang Galatia
       Surat kiriman kepada orang Epesus
       Surat kiriman kepada orang Pilipi
       Surat kiriman kepada orang Kolose
       Surat kiriman kepada orang Tesalonika I & II
       Surat kiriman kepada sahabatnya Titus I & II
       Surat kiriman kepada sahabatnya Pilemon
       Surat kiriman kepada orang orang Ibrani
 
    Surat dari Yakub, Petrus I & II, Yahya I,  II,  III  dan  V,
    dimana  yang  ke-IV  ini  disebutkan  wahyu kepada Yahya dan
    sebuah dari Yehuda.  Maka  jumlah  keseluruhannya  ialah  27
    buah,  yaitu  5  buah  Injil, termasuk kisah rasul-rasul, 22
    buah surat  kiriman,  14  diantaranya  buah  tangan  Paulus.
    Didalam   kita   menelaah  Perjanjian  Baru  maka  ada  tiga
    persoalan  yang  harus  kita  selesaikan  yaitu:  Satu  atau
    Tigakah Allah menurut Perjanjian Baru?
 
    Manusia atau Tuhankah tokoh Yesus dalam Perjanjian Baru?
 
    Masihkah Hukum Musa (Taurat) itu berlaku?
 
    Untuk supaya kita dapat menyelaminya lebih mendalam  baiklah
    lebih  dahulu  kita  cantumkan beberapa ayat-ayat Perjanjian
    Baru, yang mungkin berguna  dalam  penyelidikan  kita  lebih
    lanjut. Kita lihat sekarang:
 
     1. Matius 5:17: Janganlah kamu sangkakan aku datang ke
        dunia ini untuk merombak hukum Taurat atau kitab nabi-nabi,
        bukannya aku datang untuk merombak kitab Taurat atau
        nabi-nabi, melainkan untuk menggenapi.
     2. Rum 3:31: Jikalau demikian adakah kami membatalkan
        Taurat oleh sebab iman itu? Tidak, sekali-kali tidak
        melainkan kami meneguhkannya.
     3. Matius 4: 2: Setelah Yesus berpuasa 40 hari 40 malam
        lamanya, maka iapun laparlah.
     4. Yahya 3:16: Karena demikian Allah mengasihi dunia ini,
        sehingga dikaruniakannya anaknya yang tunggal, supaya barang
        siapa percaya akan dia jangan binasa, melainkan mendapatkan
        hidup yang kekal.
     5. Yahya 5:7: Karena tiga yang menjudi saksi di surga yaitu
        bapa, firman dan rokhulkudus.
     6. Galatia 3:10: Karena seberapa banyak orang yang
        keadaannya melakukan syariat Taurat, ada dibawah kutuk
        seperti tersurat: bahwa terkutuklah tiap-tiap orang yang
        tiada tekun berbuat segala sesuatu yang tersurat didalam
        kitab Taurat.
     7. Markus 7:8: Hukum Allah kamu tinggalkan, dan hukum
        manusia kamu turut.
     8. Rum 3:28: Sebab itu kami sifatkan orang disebarkan oleh
        sebab iman, bukan dengan melakukan syariat Musa.
     9. Matius 23:8: Hanya ada satu saja bapamu ialah yang ada
        didalam surga.
    10. Galatia 2:17: Adakah Kristus Yesus itu pelayan dosa?
        Mustahil.
 
    Seperti  Perjanjian  Lama,  maka  kemungkinan  besar,  sebab
    Perjanjian  Baru  ini ditulis pula oleh beberapa orang, maka
    didalam   Perjanjian   Barupun   kita    banyak    menjumpai
    pertentangan-pertentangan,  bahkan  yang lebih prinsip, yang
    lebih penting lagi dibanding dengan  Perjanjian  Lama.  Kita
    lihat sekarang:
 
    1. Matius 5:17 dengan Galatia 3: 13, masing-masing berbunyi:
       Jangan kamu sangkakan Aku (Yesus) datang kedunia ini untuk
       merombak Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan
       Maka Yesus sudah menebus kita daripada kutuk Taurat Musa
       itu, dengan menjadikan suatu kutuk karena kita karena ada
       tersurat: Bahwa terkutuklah tiap-tiap orang yang tergantung
       pada kayu.
    2. Menurut Rum 3:31: Jikalau demikian adakah kami ini
       membatalkan Taurat oleh sebab iman itu? Tidak, sekali-kali
       tidak.
       Menurut Rum 4:15: Taurat Musa itu mendatangkan murka,
       siapa yang melakukan hukumnya, tiada dibenarkan.
       (Kesimpulan: Taurat Musa memang tidak dibatalkan, tetapi ia
       dianggap sebagai gudangnya kemurkaan Allah).
    3. Menurut Markus 12:29: Dengarkanlah olehmu hai Israil,
       adapun Allah Tuhan kita, ialah Tuhan Yang Esa.
       Menurut I Yahya 5:7: Karena ada tiga saksi disurga yaitu
       bapa, firman dan roh kudus. Ayat ini diperjelas lagi dengan
       Matius 28:19: Yesus menyuruh murid-muridnya pergi ke seluruh
       bumi, membaptiskan orang dengan nama Bapa, dan Anak dan
       Rokhulkudus. (Kesimpulan: Yesus memungkiri kata-katanya
       sendiri, yaitu Tuhan yang Esa menjadi Tuhan yang tiga yaitu
       Bapa, Anak dan Rokhulkudus.
    4. Menurut Matius I: 1-16: Silsilah Yesus sampai Ibrahim ada
       42. Menurut Lukas 3: 23-34: Silsilah Yesus sampai Ibrahim ada
       55. (Kesimpulan: Kalau Matius benar maka Lukas salah; kalau
       Lukas yang benar, lalu bagaimanakah dengan Matius? Lagipula
       menurut Matius nenek Yesus ialah Yusuf, melalui keturunan
       Soleman, menurut Lukas nenek Yesus ialah Heli, melalui
       keturunan Natan).
    5. Menurut Yahya 5:37: Yesus mengatakan: Maka bapa itu yang
       sudah menyuruh aku, ia sendiri telah menyaksikan dari halku.
       Kamu belum mendengar suaranya dan menampak dia.
       Menurut Yahya 3:16: Allah berkata: Inilah anakku yang
       kukasihi, kepadanyalah aku berkenan. (Kesimpuhan: Yesus
       manusia atau Tuhan? Ia Rasul yaitu pesuruh Allah ataukah ia
       Allah, seperti yang dikatakan oleh Yahya 1: 1).
       Menurut Matius 10: 5-6: Ajaran Yesus khusus untuk bangsa
       Yahudi saja. Menurut Matius 28:29: Ajaran Yesus untuk semua
       orang, dikuatkan pula oleh kisah rasul-rasul 14:27.
       (Kesimpulan: Ucapan Yesus tidak selamanya tepat, ia sesudah
       bangkit dan kematiannya, berubah hatinya, mengubah ajarannya
       dari khusus untuk bangsa Yahudi menjadi untuk segala bangsa
       dan bahasa dan kaum).
    7. Menurut Rum 3:31: Adakah kami membatalkan hukum Taurat?
       Tidak, sekali-kali tidak. Menurut Rum 7:6: Tetapi sekarang
       ini kita telah terlepas daripada hukum Taurat itu.
       (Kesimpulan: Paulus memungkiri kata-katanya sendiri, ia
       tidak menolak bahkan ia menggenapi Taurat, Tetapi ia
       berlepas diri daripada Taurat, dus tidak mengakuinya lagi).
    8. Menurut Matius 18: 4: Anak-anak bayi tidak berdosa,
       hingga siapa yang menyambut kerajaan Allah seperti bayi-bayi
       itu akan diterima.
       Menurut Rum 5: 12: Semua manusia berdosa, termasuk
       bayi-bayi yang tidak tahu apa-apa. Begitulah seterusnya,
       masih ada berpuluh-puluh ayat-ayat lagi, yang bila kita
       kutip semuanya, saya khawatir tidak dapat meneruskan
       penulisan buku ini.
 
    EMPAT PENULIS INJIL
 
    Empat penulis Injil, didalam menulis Injilpun  berbeda  satu
    dengan  yang lainnya. Pernah saya ingat, pada suatu kali Ibu
    saya menanyai Ayah mengapakah dalam Injil Lukas disebut  ada
    dua  orang  malaikat  didalam kubur Yesus, sedangkan didalam
    Markus  hanya  disebutkan  ada  seorang  muda?  Maka  sambil
    mengelus-elus  kepalanya  yang  botak  ia  menjawab: Akh itu
    bukan soal, mam, Matius dan  Markus  menuliskan  berdasarkan
    penglihatan  masing-masing.  Tetapi berdasarkan Rokhulkudus.
    Mengenai penglihatan masing-masing ayah lalu  menceriterakan
    tentang  syaithan  dan  jin,  dimana  si A bisa melihat si B
    tidak.  Maka  percakapan  selanjutnya  lalu  berkisar   pada
    pengalaman-pengalaman  Ayah  tentang  Syaithan.  (Eh, Kumaha
    Eta, Aba?) Yang  "bukan soal" bagi ayah, itu justru "menjadi
    persoalan"  bagi  saya,  sebab  dengan simpang-siurnya wahyu
    Allah kepada rasul-rasulnya, akan lebih bersimpang siur pula
    ummatnya,  bahkan eksesnya sungguh-sungguh diluar dugaan dan
    perhitunganNya dan kita. Baiklah  mari  kita  teliti  dahulu
    betapa  satu  persoalan yang sama kadang-kadang ditulis oleh
    penulis- penulis Injil dalam versi yang  berbeda-beda.  Kita
    jumpai misalnya:
 
    1. Peristiwa pertemuan Yudas Iskariot dengan Yesus ditaman
       Getsemani:
       a. menurut Matius 26:49: Yudas berkata: Assalamu alaikum.
       b. menurut Markus 14:45: Yudas berkata: Ya Rabbi, Ya Rabbi.
       c. menurut Lukas 22: 47: Yudas tidak berkata apa-apa.
       d. menurut Yahya 17:6: Yudas tidak sempat berkata
          sebab jatuh.
 
    2. Pemarangan seorang hamba imam besar:
       a.  Menurut Matius 26:51: Seorang DIANTARA MURID YESUS.
       b.  Menurut Markus 15:17: Seorang DIANTARA SEGALA ORANG.
       c.  Menurut Lukas 22:50: Seorang DIANTARA MEREKA ITU.
       d.  Menurut Yahya 17:10: Yang memarang ialah PETRUS.
 
    3.  Perihal jawaban dan sangkalan Petrus.
       a. Menurut Matius 26:71-74:
          (1) Tiada aku mengerti.
          (2) Tiada aku kenal orang itu.
          (3) Tiada aku kenal orang itu.
          (sambil bersumpah, maka ayampun berkokoklah).
       b. Menurut Markus 14:66-72:
          Jawaban ke-1: Aku tiada mengerti dan tahu akan
          perkataanmu (ayam berkokok), ke-2: Tidak aku kenal
          orang yang kamu katakan itu (ayampun berkokoklah)
          jawaban ke-3 ...?
       c. Menurut Lukas 22: 57-60:
          Jawaban ke-1: Hai perempuan, aku tidak,
          jawaban ke-2: Hai orang, aku tidak,
          jawaban ke-3: Hai orang, aku tidak mengerti apa
            yang engkau katakan itu (ayampun berkokoklah...)
       d. Menurut Yahya 18:26, 25, 17:
          Jawaban ke-1: bukan; ke-2: bukan; ke-3: .. ...?
            (lalu ayampun berkokoklah).
 
    4.  Perihal kunjungan murid-murid Yesus ke kuburannya,
        di hari Minggu pagi-pagi:
       a. Menurut Matius 28:1-6: Perempuan perempuan itu bertemu
          dengan malaikat yang menggolekkan batu kubur yang
          mukanya seperti kilat, dan bercakap-cakap dengan
          malaikat itu.
       b. Menurut Markus 16:2-6: Mereka hanya menjumpai
          orang muda.
       c. Menurut Lukas 24:23-24: Perempuan-perempuan itu
          berjumpa dengan 2 orang
       d. Menurut Yahya 20:3-11: Petruslah yang berjumpa
          dengan 2 malaikat, lalu memberitahukan kepada
          perempuan-perempuan itu.
 
    ULASAN DAN TANGGAPAN KITA
 
    Menurut tanggapan ayah saya, maka hal ini bukanlah merupakan
    "suatu apa-apa." Mungkin karena ayah saya sudah terlalu lama
    dalam agama Kristen, sudah 33 tahun lamanya menjadi  pendeta
    yang  tentunya  sudah  jauh  mendalam  daripada saya. Tetapi
    menurut saya, maka hal ini  malahan  merupakan  "suatu  soal
    besar"  mengingat  bahwa  keempat  penulis  Injil itu adalah
    manusia-manusia  yang  sudah  dipenuhi  dengan  Rokhulkudus.
    Rokhulkudus   adalah  oknum  Allah  ketiga  yang  sama  juga
    hakekatnya dengan Allah, atau Jibril  menurut  faham  Islam.
    Bertanyalah  kita:  Mengapakah  manusia-manusia  yang  sudah
    mendapat bimbingan Illahi itu  masih  pula  "salah"  menulis
    didalam  menanggapi  sesuatu  persoalan yang sama? Persoalan
    yang  mudah,  yaitu  pendengaran  dan   penglihatan.   Salah
    Rokhulkuduskah?  Artinya  Allah  didalam memberikan wahyunya
    memang   dengan   suatu   rasa   diskriminasi,   atau   rasa
    membeda-bedakan?  Maka  tidaklah  kita  akan  menolak, kalau
    kemudian orang menyimpulkan, bahwa bukannya Allah yang salah
    mewahyukan,  melainkan  penulis-pentilis itulah sendiri yang
    menulis tiada dengan ilham rokhnya.  Mereka  menulis  dengan
    tangannya  sendiri,  bukan  dengan  bimbingan  Allah. Dengan
    demikian kontradiksi-kontradiksi dari ucapan  Yesus,  adalah
    karena  kekhilafan  mereka,  penulis-penulis  ini, dus bukan
    karena kelupaan Yesus sendiri. Lagi pula dalam  penyelidikan
    yang  teliti,  mereka,  yaitu  Matius  c.s.  bukanlah mutlak
    murid-murid Yesus sendiri. Mereka,  Lukas  misalnya,  adalah
    malahan  hanya  seorang tokoh yang mengikuti tokoh lain yang
    lebih besar pula, ialah Paulus.

Kamis, 08 September 2011

Kelebihan Laba-Laba

JARING LABA-LABA SUATU KEAJAIBAN PERENCANAAN

C:\Users\kişi\Desktop\My Pictures\HAKİKATLER\orumcek3jpg.jpg
Sebagaimana berbagai kualitasnya yang lain, seperti kekuatan dan elastisitas, serta berbagai keuntungan praktisnya, jaring-jaring laba-laba adalah keajaiban arsitektur dan rekayasa.
Jaring laba-laba terbuat dari benang-benang kerangka penahan-beban dan benang-benang spiral penangkap berlapiskan zat perekat yang diletakkan di atasnya, serta benang-benang pengikat yang menyatukan kesemuanya. Benang-benang spiral penangkap tidak sepenuhnya terikat pada benang-benang perancah. Dengan ikatan seperti ini, makin banyak korban bergerak makin terjerat ia pada jaring. Saat melekat ke seluruh tubuh serangga korban, benang-benang penangkap secara berangsur-angsur kehilangan elastisitasnya, dan semakin kuat serta semakin kaku. Karenanya, korban terperangkap dan tak dapat bergerak. Setelah itu, bagai paket makanan hidup, mangsa yang terbungkus benang-benang perancah alot ini tak memiliki pilihan lain kecuali menanti kedatangan laba-laba untuk melakukan serangan terakhir.

Daya Redam-kejut Jaring Laba-laba
Untuk menjadi perangkap yang efektif, jaring laba-laba tidak cukup hanya bersifat lengket atau terbuat dari benang-benang dengan karakteristik yang berbeda-beda. Misalnya, jaring tersebut harus dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menangkap serangga yang sedang terbang. Jika kita andaikan serangga yang tertangkap jaring sebagai peluru kendali, maka menghentikan serangganya saja tidak lah cukup. Mangsa yang tertangkap jaring harus dibuat tidak bergerak sehingga laba-laba dapat mendekatinya dan menggigitnya. Menangkap peluru kendali dan menghentikannya bukan lah pekerjaan yang mudah.


“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, ....” (QS. Huud, 11: 6) !
Selain kuat, benang-benang yang membentuk jaring laba-laba juga elastik. Namun tingkat elastisitasnya pada masing-masing daerah berbeda. Elastisitas ini penting untuk alasan-alasan berikut ini:

" Jika tingkat elastisitasnya lebih rendah dari yang diperlukan, serangga yang terbang menuju jaring akan terpental balik seperti menubruk sebuah pegas yang keras.

" Jika tingkat elastisitasnya lebih tinggi dari yang diperlukan, serangga akan memolorkan jaring, benang-benang lengket akan menempel satu sama lain dan jaring tersebut akan kehilangan bentuknya.

" Pengaruh angin telah masuk dalam perhitungan elastisitas benang. Jadi, jaring yang teregang oleh angin dapat kembali ke bentuk semula.

" Tingkat elastisitas juga sangat berhubungan dengan benda yang melekat pada jaring. Sebagai contoh, jika jaring melekat pada tumbuhan, elastisitasnya harus mampu menyerap setiap gerakan yang disebabkan tumbuhan tersebut.

Benang-benang penangkap yang terjalin berbentuk spiral letaknya saling berdekatan satu dengan lainnya. Ayunan kecilpun dapat saling melekatkan satu dengan lainnya, dan menyebabkan celah-celah pada medan perangkap. Itulah sebabnya benang-benang penangkap yang lengket dan berelastisitas tinggi ini terletak di atas benang-benang kering yang berelastisitas rendah. Ini untuk mencegah potensi terbentuknya celah untuk lolos.

Seperti telah kita lihat, pada setiap segi jaring dapat kita lihat suatu keajaiban struktural. Hal ini sekali lagi mengungkapkan betapa bodohnya teori evolusi itu. Mustahil sekali suatu kejadian kebetulan dapat mengajarkan kepada laba-laba cara menciptakan sifat redam-kejut pada jaringnya. Tuhan lah yang menganugrahinya kemampuan ini. Dia lah yang membuatnya mampu menunjukkan perilaku fungsional.

Dia lah Allah - Pencipta, Pembuat, dan Pemberi bentuk. Baginya semua nama-nama yang baik. Segala yang di langit dan di bumi bertasbih kepadaNya. Dia Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. (Surat Al-Hashr:24)

Jaring-jaring Tiga-Dimensi
Jaring-jaring tiga dimensi memiliki struktur yang lebih rumit dibanding jaring-jaring dua dimensi. Sementara jaring dua dimensi terletak dalam satu bidang datar, jaring tiga dimensi merupakan struktur tiga dimensi yang rumit. Jaring dari jenis ini mirip sebuah tumpukan bola-bola wool. Karenanya lebih sukar diurus dibanding jaring dua dimensi. Jika jaring menangkap serangga-serangga kecil atau parasit-parasit yang tak berarti, maka banyak pekerjaan yang harus dilakukan laba-laba pemilik jaring. Karena alasan inilah laba-laba ini membuat jaring di tempat yang jauh dari gangguan semacam ini.


Jaring laba-laba memiliki perencanaan tanpa salah dalam segala segi.
Salah satu laba-laba yang menggunakan jaring semacam ini adalah laba-laba Black Widow. Dalam jaring yang memiliki keunggulan arsitektural ini terdapat pula suatu perangkap mekanis. Perangkap ini membentuk bola sutera yang rapat dan lengket. Bola jaring ini diikatkan ke tanah dengan benang-benang yang tidak begitu kuat. Segera setelah mahluk bergerak melekat pada jaringnya, benang-benang pengikat ini putus, dan bola jaring ini karenanya tidak terikat lagi ke tanah. Kemudian, laba-laba segera menarik perangkap tersebut ke atas menuju jaring tiga-dimensi, dan membunuh mangsanya yang telah mati kutu.

Kita harus melihat secara saksama rencana serta cara yang digunakan laba-laba ini dalam membuat perangkapnya, karena nampak sekali terdapatnya unsur kecerdasan yang terlibat dalam perencanaan jaring tersebut. Dengan ataupun tanpa perangkap mekanis, pada jaring-jaring tiga-dimensi digunakan cara yang sama untuk memperlambat gerakan terbang mangsanya.

Penerapannya nampak secara khusus pada kerangka rencana yang menggunakan banyak benang-benang lemah. Ketika serangga tertangkap, benang-benang lemah ini melesak. Karena energi gerak dari serangga tersebut terserap oleh melesaknya benang-benang, kecepatannya menjadi berkurang. Selanjutnya, benang-benang penangkap menjerat serangga yang menggeliat.


Laba-laba Linyphia me-mintal jaring dalam bentuk tempat tidur gantung (dae-rah putih di bagian bawah). Jaring disangkutkan kepada tanaman dengan benang pada bagian puncak dan ba-gian bawah. Serangga yang tertangkap pada benang di bagian atas, jatuh ke dalam. (atas)

Sebagian jaring tiga dimen-si mempunyai konstruksi se-perti kubah. Laba-laba da-pat mengidentifikasi secara pasti bahkan seekor serang-ga kecil yang tertangkap di dalam konstruksi yang rumit ini melalui getaran yang di-timbulkannya.
Tentu saja laba-laba ini tidak belajar sendiri bagaimana membuat jaring-terencana tanpa cacat ini setelah menjalani apa yang disebut periode evolusi. Seperti mahluk hidup lainnya, laba-laba mematuhi perintah Tuhan. Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang telah menyerukan hal ini dalam ayat suciNya " segala yang di langit dan di bumi, secara sukarela ataupun terpaksa, tunduk kepadaNya. Dan kepadaNya lah mereka akan dikembalikan". (Surat Ali Imran:83)

Cara Mengurus Jaring


Laba-laba meletakkan desain seperti zig zag di atas jaring mereka untuk mencegah burung merobeknya.
Jaring laba-laba memerlukan pengurusan yang terus menerus, karena bagian spiral lengketnya bisa rusak oleh hujan atau oleh gerakan mangsa yang berusaha lolos. Lebih dari itu, debu yang menempel pada jaring dapat merusak daya lekat benang-benang spiral.

Bergantung pada letaknya, dalam waktu yang singkat - 24 jam, sebuah jaring bisa kehilangan sifat-sifat yang membuatnya mampu menangkap serangga. Karena alasan inilah, jaring dibongkar secara berkala dan dibangun kembali. Laba-laba makan dan mencerna benang-benang jaring yang dibongkarnya. Ia menggunakan asam-asam amino dari benang yang dicernanya untuk membangun jaring yang baru. (Bilim ve Teknik Görsel Bilim ve Teknik Ansiklopedisi (Science and Technology Gorsel Science and Technology Encyclopedia), p. 1090)

Bagian jaring yang dimakan, dan waktunya, berbeda-beda tergantung spesies laba-labanya. Laba-laba taman, misalnya, tidak pernah menyentuh kerangka jaring, tetapi hanya makan benang jari-jari dan benang spiralnya saja.

Laba-laba tropis membangun jaring-jaringnya pada malam hari dan memakannya menjelang pagi. Laba-laba di daerah panas makan jaringnya pada malam hari dan membangun yang baru untuk keperluan siang hari, karena di daerah ini serangganya tidak sebanyak di daerah tropis. Karena alasan inilah jaringnya harus tetap terpasang disepanjang siang.
Membangun Jaring Sesuai Mangsanya

                                                              
Atap Stadion Olimpiade Munich terinspirasi oleh jaring laba-laba. Dengan bentuk ini, berbagai tegangan didistribusikan dengan merata ke seluruh atap.
Laba-laba membuat jaringnya sesuai dengan ukuran mahluk-mahluk yang hendak ditangkapnya. Laba-laba Amerika Selatan, misalnya, membuat jaring dengan bukaan sempit untuk memudahkan penangkapan semut putih yang keluar mencari sarang baru di bulan September. Jika ingin berburu kupu-kupu besar, laba-laba ini memperluas bukaannya dan menambah kekuatan serta elastisitas jaringnya.

Sudut jaring pun berubah bergantung jenis mangsa yang ingin ditangkap (serangga terbang, berjalan, merayap, dll). Ini untuk mengurangi kerusakan dan meningkatkan kapasitas penangkapan.

Peringatan Kepada Burung Dan Penyamaran

Laba-laba cenderung membangun jaringnya, yang demikian berharga baginya, di tempat yang sunyi. Alasannya adalah untuk menghindari kerusakan oleh binatang-binatang atau oleh kondisi-kondisi alam. Laba-laba menggunakan cara-cara yang menarik untuk melindungi jaring-jaring mereka. Salah satu yang paling menarik adalah jaring laba-laba Argiope di Amerika Tengah. Laba-laba ini meletakkan marka-marka zigzag putih mengkilat pada jaringnya. Marka-marka ini untuk memperingatkan burung agar tidak terbang kedalam jaring. Laba-laba ini juga menggunakan marka-marka ini untuk bersembunyi di belakangnya. Ia menanti di belakang marka-marka ini agar mangsa tidak melihatnya.

Model-model Yang Terilhami Oleh Jaring Laba-laba

Salah satu metode yang sangat populer dewasa ini adalah membuat rancangan-rancangan industri dengan mengambil contoh dari alam, karena model-model di alam dalam setiap segi tidak memiliki cacat. Sifat-sifat hemat-energi, tingkat estetika, tingkat kepraktisan, dan manuverabilitas antara lain merupakan hal yang penting bagi sebuah rancangan yang telah tersedia dalam bentuk yang sempurna di alam ini. Model-model yang dibuat manusia dengan kemampuannya, serta pengetahuan yang dikumpulkannya bertahun-tahun dan yang diantaranya melalui proses yang sulit, umumnya hanya menghasilkan tiruan yang buruk terhadap contoh-contoh yang ada di alam. Kita bisa melihatnya jika kita membandingkan tiruan-tiruan ini dengan contoh aslinya di alam.

Laba-laba merupakan salah satu mahluk hidup yang dijadikan contoh. Jaring laba-laba mahkota atau laba-laba embun, misalnya, merupakan contoh yang sangat sempurna dari sudut pandang estetika maupun rekayasa. Laba-laba ini membuat jaringnya pada sudut datar, sedemikian rupa sehingga mirip sebuah seperai, di atas padang rumput. Laba-laba ini menyebarkan seluruh beban jaring dengan menggunakan bilah-bilah rumput tegak sebagai pemberat.

Sarang burung berbentuk lonceng di Munich, terinspirasi oleh teknik yang digunakan oleh laba-laba rakit dalam membangun jaringnya.
Sebuah projek pemukiman bawah air yang terinspirasi oleh jaring laba-laba air tawar. Untuk kelangsungan hidupnya, laba-laba membawa udara yang dibutuhkan dan makanan ke dalam jaringnya yang tahan air. Pada pemukiman bawah air, kaca digunakan sebagai pengganti jaring.
Manusia meniru cara ini untuk menutupi bidang-bidang yang luas. Stadion Olimpiade Munich dan bandara udara Jeddah, yang sering disebut sebagai contoh arsitektur moderen, dibangun dengan meniru jaring laba-laba.

Laba-laba telah menggunakan model-model ini di seluruh dunia sejak pertama kali mereka muncul. Tentu saja diperlukan tingkat pengetahuan rekayasa yang memadai agar model-model tersebut bisa muncul dan diterapkan dalam praktek. Namun karena tidak pernah menerima pelatihan, laba-laba tidak tahu sama sekali mengenai perancangan konstruksi maupun arsitektural. Laba-laba, seperti mahluk hidup lainnya, berbuat hanya berdasarkan inspirasi yang dianugrahkan Tuhan kepadanya sejak mereka lahir. Ini merupakan satu-satunya sebab dari keajaiban arsitekturalnya. Tuhan menyatakan dalam sebuah ayat bahwa semua mahluk hidup berada di bawah kekuasaanNya.

Dia lah Allah, Tuhanmu. Tidak ada tuhan kecuali Dia, Pencipta segala sesuatu. Maka sembahlah Dia. Dia bertanggungjawab atas segala sesuatu. (Surat Al-An'am: 102)

Rabu, 20 Juli 2011

Membuat Buku Tamu Di Blog Anda

rabu, 20 juli 2011

Membuat Buku Tamu Di Blog Anda

Memasang sebuah buku tamu (shoutbox/guestbook) pada sebuah blog adalah hal yang cukup lumayan penting, karena buku tamu ini merupakan salah satu sarana untuk berinteraksi antara yang pemilik blog dengan para pengunjung blog. Dengan di pajangnya buku tamu di dalam blog, maka para pengunjung dapat mengungkapkan isi hatinya tentang blog yang anda buat, yang pasti isi dari sebuah buku tamu ini sangatlah bervariasi bisa merupakan pujian, pertanyaan, sekedar iseng, atau ada juga merupakan kritikan terhadap isi blog anda, dan justru dengan adanya variasi itulah membuat blog kita jadi lebih bagus.

Daftar dulu di http://www.shoutmix.com, nanti akan keluar tampilan seperti screen short di bawah ,kemudian klik tulisan " Create Your Shoutmix Now", isi data anda seperti nama, password dan email anda. Jangan lupa centang juga tuh Term of Servicenya. Trus klik Continue. 
Kemudian lanjutkan

  1. Jika anda sudah terdaftar, tinggal login dengan user name dan pasword tadi.
  2. Dalam Choose style pilih aja yang di sukai.. disitu ada compact, tag dll. jika udah klik Continue .
  3. Kalau mau langsung pasang tinggal klik get kode, kalau mau diseting warna teks, backround, dsb. pilih style & color
  4. Copy paste kode HTML nya dan pasang di blog anda
  5. Agar shoutbox nya sesuai ukuran lebar sidebar , anda bisa merubah ukuran lebar ataupun tinggi dari shoutbox , caranya tinggal merubah angka Width (untuk lebar) dan Height (untuk tinggi) dari dalam kode HTML shoutbox tersebut.
  6. Cara pasang di blognya seperti ini :

Untuk blogger dengan template klasik :
  1. Log in ke blogger.com dengan id anda
  2. Klik menu Template
  3. Klik Edit HTML
  4. Paste kode HTML shoutbox yg telah di copy itu di tempat yang anda inginkan
  5. Untuk jelasnya saya ambil contoh dengan shoubox milik saya, untuk menempatkannya tinggal klik Edit pada browser lalu pilih Find (on this page).. trus tuliskan kata buku tamu lalu klik find, maka kita akan langsung di bawa ke tulisan tersebut. Jika sudah ketemu tulisan tadi silahkan paste kode HTML shoutbox nya.
  6. Klik tombol Preview untuk melihat perubahan yang kita buat.
  7. Jika sudah cocok dengan perubahan tadi, klik Save Template Changes
  8. Selesai

Untuk Blogger baru :
  1. Silahkan Login ke blogger dengan id anda
  2. Klik menu Layout
  3. Klik Page Element
  4. Klik Add a Page Element / add Gadget
  5. Klik tombol Add to Blog yang berada di bawah tulisan HTML/JavaScript
  6. Tuliskan judul shoutbox anda pada form title. Contoh : Buku tamu, atau Silahkan Isi Buku Tamu atau apa saja deh
  7. Paste kode HTML shoutbox anda di dalam form Content
  8. Klik tombol Save Changes
  9. Drag & Drop element yang telah anda buat tadi di tempat yang di sukai
  10. Tekan tombol Save
  11. Selesai
Selamat mencoba ! 

Rabu, 13 Juli 2011

Ancaman Keamanan Jaringan

Ancaman Keamanan Jaringan

Filed under: LinuxNetworksHacking - Administrator @ 2:36 am
Ancaman merupakan keadaan, kondisi atau kejadian yang memiliki potensi menyebabkan kerugian/kerusakan dalam bentuk penghancuran, penyingkapan data rahasia, memodifikasi data, denial of service dan sebagainya. Keamanan jaringan mencakup banyak hal, diantaranya adalah :
1. Impersonating User/System
Cara umum yang digunakan untuk mengidentifikasi dan autentikasi user kerap dengan menggunakan kunci fisik, nama pengguna dan password, serta biometric check. Sedangkan proses peniruan biasanya dilakukan dengan cara menebak password, password trapping, menggunakan celah keamanan (security hole) pada program dan sebagainya.
Sistem pada jaringan lebih rentan terhadap serangan yang menggunakan peniruan terhadap pengguna yang sah. Beberapa hal yang menjadi alasan utama sistem pada jaringan lebih rentan adalah :
a. Cracker memiliki potensi akses dikarenakan luasnya jaringan yang digunakan dan masalah akses internet yang melebihi batas-batas geografis. Sistem yang tidak memiliki keamanan yang baik sangat rentan menjadi sasaran.
b. Cracker dapat menggunakan program utilitas seperti finger atau ruser untuk mendapatkan nama account user dan menebak password yang lemah.
c. Cracker dapat menggunakan metode pencurian password dengan menggunakan program password guessing yang didistribusikan pada sistem.
d.Cracker dapat memonitor aktivitas pada sistem dan melakukan peniruan user.
2. Eavesdropping
Kegiatan eavesdropping menyebabkan seorang cracker dapat membuat salinan dari aktivitas di dalam jaringan. Dengan demikian, mudah bagi seseorang untuk memperoleh data penting seperti password, data dan informasi lainnya. Kegiatan eavesdropping dapat dilakukan dengan wiretapping, menggunakan radio atau dengan program yang dapat menyadap melalui port terminal, juga sangat memungkinkan untuk menggunakan program monitor lalu lintas data atau paket yang dikirimkan lewat jaringan.
Kebanyakan kasus, sangat sulit untuk mendeteksi adanya cracker yang melakukan kegiatan eavesdropping. Dalam hal ini enkripsi dapat digunakan untuk mencegah penyerangan dengan teknik eavesdropping pada lalu lintas data dalam jaringan yang tidak aman.
3. Denial of Service
Penyerangan dengan denial of service kerap dilakukan pada sistem operasi yang bersifat multiuser dan multitasking. Serangan denial of service dilakukan oleh user yang tidak sah yang menyebabkan sistem menolak akses user yang sah dengan merusak sumber daya yang ada sehingga tidak dapat dipergunakan.
Ada tiga bentuk serangan denial of service, yaitu service overloading, message flooding dan signal grounding. Ketiganya memiliki ciri khas yang sama, yaitu menghabiskan sumber daya yang ada. Ancaman terhadap serangan denial of service dapat dicegah dengan cara membatasi akses ke account kritis seperti root dan setuid, sumber daya dan file-file penting lainnya serta membatasi adanya akses user yang tidak terdaftar atau tidak digunakan dalam sistem.
4. Packet Replay
Packet Replay merupakan rekaman atau transmisi balik (retransmission) packet pesan pada jaringan. Packet replay merupakan ancaman cukup serius pada jaringan dikarenakan seorang penyusup dapat menggunakan packet tersebut untuk memperoleh autentikasi khusus sehingga memperoleh izin akses ke sistem. Packet replay ini sebenarnya cukup sulit untuk dideteksi, akan tetapi dapat dicegah dengan menggunakan program seperti packet time-stamping dan sebaginya.
5. Modification Packet
Modifikasi packet biasanya dilakukan dengan memodifikasi integritas data yang dikirimkan dalam jaringan. Kebanyakan kasus, informasi packet tidak hanya memodifikasi, akan tetapi juga kerap dilakukan pengrusakan.